Jumat, 02 November 2012

Acer Siap Sambut Windows 8


TEMPO.COJakarta - Sistem operasi terbaru dari Microsoft, Windows 8, telah resmi diluncurkan pada 26 Oktober lalu. Berbagai vendor komputer pun telah mengantisipasinya sejak jauh hari, antara lain dengan menyiapkan berbagai perangkat yang dilengkapi dengan fitur layar sentuh.
Laptop tipis ultrabook, misalnya—yang selama ini hanya mengedepankan bodi ramping dan solid-state drive (SSD) agar waktu bangun hanya butuh 2 detik—kini sudah memiliki fitur layar sentuh. Selain itu, beberapa laptop mainstream sudah ada yang mengusung fitur yang sama.
Tentu fitur layar sentuh yang kini dibenamkan pada komputer jinjing itu tak lepas dari kemampuan Windows 8 dalam menerima perintah melalui sentuhan jari untuk memindahkan dari satu menu ke menu lainnya. Bisa dibilang inilah eranya layar sentuh.
Untuk laptop, fitur layar sentuh tergolong »baru”. Meski sebelumnya sudah ada beberapa produk yang memiliki kemampuan itu, penggunaannya belum optimal. Sedangkan untuk telepon seluler cerdas dan komputer tablet, fungsi layar sentuh sudah digunakan secara optimal.
Menengok sejarah perkembangan layar sentuh, modul pertama fitur yang mempermudah pengoperasian sebuah perangkat digital ini sudah ada sejak 1971. Sedangkan perangkat yang dilengkapi dengan fitur ini mulai eksis pada 1975. Lantaran teknologi ini masih terbilang mahal dan peranti lunak belum banyak mendukung, fitur layar sentuh tak terlalu berkembang saat itu.


Baru pada era 2000-an fitur layar sentuh berkembang sangat pesat. Acer, vendor komputer nomor satu di Indonesia, mencoba mengantisipasi era layar sentuh ini dengan menghadirkan berbagai produk yang telah dilengkapi dengan kemampuan tersebut.
»Kami menyediakan lini produk yang telah dilengkapi dengan layar sentuh untuk Windows 8,” kata Jason Lim, Presiden Direktur Grup Acer Indonesia, dalam acara Media dan Blogger Gathering AceRush di Bali, Senin lalu. Produk tersebut adalah all-in-one PC, laptop, ultrabook, tablet, dan telepon seluler cerdas. »Kami paling lengkap saat ini,” ucapnya.
Salah satu produk unggulan Acer adalah Aspire S7 Ultrabook. Untuk pasar Indonesia, produk ini tersedia dalam dua ukuran, yakni 11,6 dan 13,3 inci. Layarnya sudah Full HD dengan 10 titik layar sentuh. Selain itu, ada user interface—yang disebut Acer Ring—untuk mempermudah dan mempercepat akses Internet, musik, serta melihat foto, video, dan dokumen.
Bodinya terbuat dari aluminum unibody dengan prosesor generasi ketiga Intel Core i5 atau i7. 

Kartu grafik di dalamnya menggunakan Intel HD 4000. Selain itu, ada 4 GB DDR3 RAM dan kapasitas simpan hingga 256 GB jenis SSD. Untuk Aspire S7 Ultrabook dengan ukuran layar 11,6 inci, Acer melepas dengan harga Rp 12 juta. Sedangkan yang berlayar 13,3 inci dibanderol Rp 16 juta.
Perbedaan keduanya terletak pada bahan yang digunakan.  Aspire S7 Ultrabook dengan layar 13,3 inci sudah dilapisi Gorilla Glass 2 agar tahan gores. Selain bagian dalam, bagian luar penutup sudah dibalut dengan bahan ini. Adapun baterai produk ini mampu bertahan hingga 12 jam.
Untuk komputer tablet, Acer menghadirkan dua jenis sekaligus, yakni Acer Iconia W510—yang dijual seharga Rp 5 juta—dan Acer Iconia W700, yang dibanderol Rp 8 juta.
Luas layar W510 adalah 10,1 inci dari jenis HD LED Backlit dengan resolusi 1.366 x 768 piksel. Produk ini telah memakai teknologi in-plane switching.  Yang menarik, tablet ini adalah jenis komputer tablet hibrida. Ada tiga mode penggunaan. Pertama, sebagai tablet biasa. Kedua, sebagai laptop dengan keyboard menempel, dan yang terakhir adalah presentation mode.
Saat digunakan dengan keyboard menempel, daya tahan baterai bisa mencapai 18 jam. Sedangkan ketika digunakan sebagai tablet biasa, daya tahan baterai hanya mencapai 8-9 jam. Dalam presentation mode, keyboard bisa ditekuk ke belakang hingga 135 derajat dan menjadi penyangga tablet agar presentasi lebih mudah dilakukan.
Adapun pada Iconia W700, Acer membenamkan prosesor Intel generasi ketiga Ivy Bridge. Dibandingkan dengan W510, bodi W700 lebih bongsor lantaran dilengkapi dengan layar seluas 11,6 inci. Kedua tablet dilengkapi dengan koneksi berupa port USB dan Wi-Fi. Untuk Iconia W510, masih digunakan port USB 2.0. Sedangkan Iconia W700 memakai USB 3.0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2012/07/cara-membuat-widget-sharing-melayang.html#ixzz2C53UGDKp